Buku unik ini memuat kumpulan kutipan puisi dan kata-kata cinta terpilih dari para penulis terbaik dunia serta para tokoh ternama sepanjang sejarah, dari penyair ternama semacam Pablo Neruda, Emily Dickinson, dan Jalaluddin Rumi, para pengarang serupa Haruki Murakami, Arundhati Roy, dan Orhan Pamuk, hingga para pesohor seperti Albert Einstein, John Lennon, dan Bob Dylan Kata-kata bermakna da…
Puisi-puisi Putra dan Cici dalam Penyair Bukan Kami adalah semacam logike latreia, ibadat batin yang bisa menyimpan bara rasa abadi dalam dada. Mengapa demikian? Karena puisi-puisi mereka lahir dari diam yang sunyi lalu bertumbuh dalam dekapan khayalan dan logika. Mereka berdua pandai 'bermain-main' dengan diksi yang puitik dan imaji yang bening, elok, dan tenang sehingga melahirkan tulisan den…
Peribahasa mempunyai peranan yang penting dalam masyarakat di Indonesia, khususnya di kalangan orang-orang Melayu. Peribahasa pada menjadi hal umum dan patut dipelajari pada zaman sekarang ini. Biasanya, peribahasa digunakan untuk menyampaikan sesuatu nasihat, teguran, atau ingatan secara kiasan atau sindiran. Hal tersebut bertujuan agar pesan yang disampaikan tidak menimbulkan rasa marah atau …
Buku ini menarik sekali karena mencermati bait-bait puisi dengan tema Sumpah Pemuda, tentu dari sekian goresan puisi memiliki keindahan, sasaran, dan harapan masing-masing yang menuju kepada keadaan situasi dan situasi yang lebih baik.
Buku ini berisi kumpulan puisi yang ditulis oleh Puji Pistols. Bagian paling menarik dari kumpulan puisi Tokoh-Tokoh dalam Sepuluh Lompatan berada pada respons kreatif Puji Pistols dalam pengembaraan intelektualnya mereguk pengetahuan Timur seperti Tiongkok dan Jepang. Menurut pengakuannya sendiri, ketertarikannya untuk menulis puisi yang berangkat dari karya maupun kehidupan seniman dan tokoh-…
Beasiswa unggulan dari Kemendikbud RI dan fasilitas teknis dari komite buku Nasional (KBN) menjadi ihwal, sehingga residensi penulis dua bulan di Belanda (Juli dan Agustus 2017) adalah berkah bagi saya. Di negeri kincir angin itu sayatak semata melakukan riset dan napak tilas jejak Raden Saleh- sebagai peranti untuk menyelesaikan sebuah novel berlatar sejarah yang saya tulis bersama Iksaka Banu…
Firman dan sebiji apel merupakan hasil tangkapan penulis dari sebuah cermin besar; kehidupan. Merekamnya satu per satu dari berbagai peristiwa, lalu menuliskannya. Demikian berulang-ulang. Selalu ada hal-hal sederhana untuk menghidupkan kepekaan pada sekeliling dan menumbuhkan rasa cinta pada puisi. Namun, ketika mengendapkannya, penulis menemukan kemewahan tak terbatas. Betapa tidak, kata-kata…
Buku sajak tentang Don Qixote, yang dapat sambutan baik dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris serta Jerman, kini diterbitkan kembali dengan beberapa sajak baru. Pernah seorang mengatakan, baginya Don Quixote adalah cerita sedih. Sajak-sajak ini saya dedikasikan kepadanya. Cervantes mengatakan ia mendengar kisah Don Quixote pertama kali dari Sayid Hamid Benengeli, seorang Mur. Tak harus dipe…
Saya bertolak sekarang ke ladang. Sebagai roh. menyapa kopra, kebun kelapa, karet dan jati. Sonder jantung. melayang ke gerbang makam, makam saya. Manis gula merah sebagai pelipur. Tetapi sekarang saya roh. Mengendus sunyi bijih besi Teagal Buleud seperti menyongsong magrib tiba. Puisi adalah niat baik, adalah proses berjalan entah apa saya sudah tiba pada niat baik atau terlampau tendensius da…
Sebagian puisi-puisi dalam buku ini berkisah tentang perjalanan sentimental penulis dari Mojokerto menuju Bandung pada awal Oktober 2015. Pada lambung besi kereta ekonomi Pasundan yang bangkunya keras dan AC-nya berkali-kali mati dengan harga tiket tak lebih dari seratus ribu rupiah itu, sesosok hantu dari abad-abad yang sudah berlalu, tiba-tiba menyelusup ke dalam kepala penulis, membisikkan p…