Buku ini merupakan kumpulan esai sosial-politik yang saya susun pada kurun 2015-2017. Sepatutnya sebuah senarai esai, Anda tidak bisa memperlakukannya sebagai buku pemikiran yang utuh. la menghimpun respons-respons ringkas terhadap kekeruhan sosial-politik yang menyeruak dari waktu ke waktu. Dan lagi, untuk memastikan pembaca yang seluas-luasnya terpikat, saya banyak beraksi selayaknya seorang …
Buku ini berisi kumpulan puisi yang ditulis oleh Puji Pistols. Bagian paling menarik dari kumpulan puisi Tokoh-Tokoh dalam Sepuluh Lompatan berada pada respons kreatif Puji Pistols dalam pengembaraan intelektualnya mereguk pengetahuan Timur seperti Tiongkok dan Jepang. Menurut pengakuannya sendiri, ketertarikannya untuk menulis puisi yang berangkat dari karya maupun kehidupan seniman dan tokoh-…
Batu Matahari adalah puisi Octavio Paz, tapi bukan puisi dia lazimnya : sebuah puisi sepanjang 584 baris. Puisi sepanjang itu bagi mereka yang akrab dengan tradisi kultural barat akan terkenang iliad, mereka yang karab dengan tradisi kultural timur mungkin terkenang Mahabharata. Tapi bahkan puisi panjang Paz tidak mirip dengan dua contoh produk kultural itu. Ada satu kesamaan antara Iliad dan M…
Beasiswa unggulan dari Kemendikbud RI dan fasilitas teknis dari komite buku Nasional (KBN) menjadi ihwal, sehingga residensi penulis dua bulan di Belanda (Juli dan Agustus 2017) adalah berkah bagi saya. Di negeri kincir angin itu sayatak semata melakukan riset dan napak tilas jejak Raden Saleh- sebagai peranti untuk menyelesaikan sebuah novel berlatar sejarah yang saya tulis bersama Iksaka Banu…
Tuan dan hamba adalah kisah perjalanan dari kehidupan menuju kematian, salah satu tema utama Tolstoy yang bertahan sejak tiga kematian (1859) dan seterusnya. Kisah ini penuh dengan simbol. Tanpa membuang waktu dalam mengembangkan kengerian yang berdenyut sepanjang cerita, segera setelah Brekhunov dan Nikita meninggalkan desa Krestly, Tolstoy langsung membongkar batas-batas antara alam kehidupan…
Firman dan sebiji apel merupakan hasil tangkapan penulis dari sebuah cermin besar; kehidupan. Merekamnya satu per satu dari berbagai peristiwa, lalu menuliskannya. Demikian berulang-ulang. Selalu ada hal-hal sederhana untuk menghidupkan kepekaan pada sekeliling dan menumbuhkan rasa cinta pada puisi. Namun, ketika mengendapkannya, penulis menemukan kemewahan tak terbatas. Betapa tidak, kata-kata…
Buku sajak tentang Don Qixote, yang dapat sambutan baik dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris serta Jerman, kini diterbitkan kembali dengan beberapa sajak baru. Pernah seorang mengatakan, baginya Don Quixote adalah cerita sedih. Sajak-sajak ini saya dedikasikan kepadanya. Cervantes mengatakan ia mendengar kisah Don Quixote pertama kali dari Sayid Hamid Benengeli, seorang Mur. Tak harus dipe…
Saya bertolak sekarang ke ladang. Sebagai roh. menyapa kopra, kebun kelapa, karet dan jati. Sonder jantung. melayang ke gerbang makam, makam saya. Manis gula merah sebagai pelipur. Tetapi sekarang saya roh. Mengendus sunyi bijih besi Teagal Buleud seperti menyongsong magrib tiba. Puisi adalah niat baik, adalah proses berjalan entah apa saya sudah tiba pada niat baik atau terlampau tendensius da…
Sebagian puisi-puisi dalam buku ini berkisah tentang perjalanan sentimental penulis dari Mojokerto menuju Bandung pada awal Oktober 2015. Pada lambung besi kereta ekonomi Pasundan yang bangkunya keras dan AC-nya berkali-kali mati dengan harga tiket tak lebih dari seratus ribu rupiah itu, sesosok hantu dari abad-abad yang sudah berlalu, tiba-tiba menyelusup ke dalam kepala penulis, membisikkan p…
Dunia adalah kawasan festival dengan berbagai wahana permainan. Seseorang datang dengan tiket pas bebas. Ia lalu mencoba semua wahana. Baginya semuanya menantang, semua mengasyikkan, dan semuanya mengantarkannya pada situasi yang hampir sampai. Wahana-wahana permainan itu membawanya menjelajah ke mana-mana, dan itulah yang ia inginkan. Ia bergerak ke masa lalu yang jauh. Ia mencapai dasar lauta…