Tuan dan hamba adalah kisah perjalanan dari kehidupan menuju kematian, salah satu tema utama Tolstoy yang bertahan sejak tiga kematian (1859) dan seterusnya. Kisah ini penuh dengan simbol. Tanpa membuang waktu dalam mengembangkan kengerian yang berdenyut sepanjang cerita, segera setelah Brekhunov dan Nikita meninggalkan desa Krestly, Tolstoy langsung membongkar batas-batas antara alam kehidupan…
Firman dan sebiji apel merupakan hasil tangkapan penulis dari sebuah cermin besar; kehidupan. Merekamnya satu per satu dari berbagai peristiwa, lalu menuliskannya. Demikian berulang-ulang. Selalu ada hal-hal sederhana untuk menghidupkan kepekaan pada sekeliling dan menumbuhkan rasa cinta pada puisi. Namun, ketika mengendapkannya, penulis menemukan kemewahan tak terbatas. Betapa tidak, kata-kata…
Cindy Aristia takjub dengan suara Yerris dan wajahnya yang tampan. Ia bahkan sempat berandaiandai jika Yerris ikut ajang pencarian bakat pasti akan menang dan menjadi penyanyi terkenal Dugaan Cindy ternyata benar. Rasa kagum Cindy tumbuh menjadi suka dan cinta karena pada setiap penampilannya Yerris semakin terlihat professional. Pada suatu acara jumpa fans Cindy di pertemukan kembali dengan Ye…
Novel ini bercerita mengenai tokoh yang bernama Pirgi yang dahulu merupakan anak yang riang, lalu tumbuh menjadi perempuan muda baik-baik, dan juga seorang penjaga toko roti dengan topi jamur di kepalaku. Suatu ketika Pirgi bertemu dengan Nodee. Pirgi pun bahagia mencintainya, tapi juga berantakan karenanya. Cintanya ingin menggenapkan tapi juga meniadakan. Kesimpulannya, Pirgi bingung dengan p…
Buku sajak tentang Don Qixote, yang dapat sambutan baik dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris serta Jerman, kini diterbitkan kembali dengan beberapa sajak baru. Pernah seorang mengatakan, baginya Don Quixote adalah cerita sedih. Sajak-sajak ini saya dedikasikan kepadanya. Cervantes mengatakan ia mendengar kisah Don Quixote pertama kali dari Sayid Hamid Benengeli, seorang Mur. Tak harus dipe…
Tujuhbelas cerpen karya cerpenis asal pariaman, Sumatera barat ini layak untuk dinikmati dan dimiliki. Hal yang luar biasa ketika Tiara memilih perempuan sebagai tema. Cerpen didalamnya bercerita dngan renyahdan memiliki daya tarik serta keunikan pada point of view pengarangnya. Tiara Sari mampu merebut dengan baik realitas sosial dirinya, lingkungannya, masyarakatnya, lalu ia jadikan itu reali…
Saya bertolak sekarang ke ladang. Sebagai roh. menyapa kopra, kebun kelapa, karet dan jati. Sonder jantung. melayang ke gerbang makam, makam saya. Manis gula merah sebagai pelipur. Tetapi sekarang saya roh. Mengendus sunyi bijih besi Teagal Buleud seperti menyongsong magrib tiba. Puisi adalah niat baik, adalah proses berjalan entah apa saya sudah tiba pada niat baik atau terlampau tendensius da…
Sebagian puisi-puisi dalam buku ini berkisah tentang perjalanan sentimental penulis dari Mojokerto menuju Bandung pada awal Oktober 2015. Pada lambung besi kereta ekonomi Pasundan yang bangkunya keras dan AC-nya berkali-kali mati dengan harga tiket tak lebih dari seratus ribu rupiah itu, sesosok hantu dari abad-abad yang sudah berlalu, tiba-tiba menyelusup ke dalam kepala penulis, membisikkan p…
Cerpen-cerpen ini dibuat berdasarkam dua akar masalah. Kedua akar masalah itu saling menghidupi satu sama lain. Pertama, masa kecil penulis di sebuah desa di Cirebon, beberapa kilometer dari kaki Gunung Ciremai dan beberapa kilometer dari Pantai Laut Utara. Banyak mitos dan kisah keseharian yang menarik di sana: kawanan monyet di Taman Wisata Plangon di lereng Gunung Ciremai yang dipenuhi kutuk…
Dengan kalimat-kalimat pembuka yang menyentak (" Bagaimana cara mereka memotong lidahmu?") dan kerap sureal (" Aku tumbuh menjadi pohon"), cerita-cerita di buku ini membuhul kepiawaian mendongeng Faisal Oddang dengan kepekaannya untuk menciptakan gambaran-gambaran yang seolah-olah berada di ambang antara dunia nyata dan tak nyata yang berlatar Sulawesi. Sawerigading Datang dari Laut memikat…