Kumpulan Sajak Dan cinta kita bersembunyi di ujung bahasa yang tak dilanjutkan ---------------------------------
Pulang merupakan benang merah dari cerita-cerita perjalanan kami yang senantiasa melingkar. Mengapa "melepas" dan mengapa "dada"? Kedua diksi tersebut diasumsikan sebagai bentangan titik ke titik yang memuat peristiwa perjumpaan, merelakan perpisahan, hingga memeluknya sebagai kenangan yang tersemat di hati. Seluruh rangkaian itu bermula dari sudut pemberangkatan yang beragam untuk menemukan ma…
Apa yang terungkap dalam buku ini, setidaknya, menggambarkan bahwa meskipun kondisi bangsa ini hampir sempurna olengnya, tetap saja tersirat jelas harapan cerah untuk bangkit kembali membangun negeri yang terancam cerai-berai ini. Tentu dengan syarat, semua pihak harus bekerja dengan penuh ikhlas, semata untuk kepentingan bersama, rakyat dan bangsa. Dan jangan ada lagi dusta-dusta seperti yang …
Novel ini mengisahkan cerita tentang sebuah keluarga kecil yang terdiri dari sepasang suami istri, Nadin dan Pandu, dan putri kecil mereka Kayla. Hari-hari mereka jalani dengan penuh kebahagiaan, dengan tawa sukacita yang mengisi hati, dan rumah yang menjadi tujuan paling dirindukan. Namun, kehidupan mereka berbalik 180 derajat ketika Kayla menghilang. Segala daya upaya dilakukan oieh Nadin dan…
Buku yang merupakan sebuah novel ini menceritakan tentang kisah tiga orang guru dan murid yang konyol, Yuka, Heru dan Pak Yogas. Yuka yang bekerja di toko roti demi membiayai kuliahnya selepas SMA nanti, harus memikirkan bagaimana cara untuk tetap bertahan di kelas unggulan. Pak Yogas, gurunya, selalu memikirkan cara untuk menghukum dia saat dia bolos, agar dia kapok dan kembali ke sekolah untu…
Buku ini berisi kumpulan puisi yang ditulis oleh Puji Pistols. Bagian paling menarik dari kumpulan puisi Tokoh-Tokoh dalam Sepuluh Lompatan berada pada respons kreatif Puji Pistols dalam pengembaraan intelektualnya mereguk pengetahuan Timur seperti Tiongkok dan Jepang. Menurut pengakuannya sendiri, ketertarikannya untuk menulis puisi yang berangkat dari karya maupun kehidupan seniman dan tokoh-…
Bergaya ala kisah 1001 malam, novel ini menghadirkan seorang manusia bijak bernama Zadig, yang muda, kaya, dan hanya mencita-citakan kebahagiaan. Namun, nasib mengombang-ambingkan: calon istrinya direbut orang, wanita yang akhirnya dinikahinya ternyata kurang sempurna akhlaknya, dan ia menerima berbagai macam tuduhan. Meski begitu, berkat kebaikan hati dan kecerdasannya, Zadig kemudia dekat de…
Siapakah yang berjalan sendirian. Bayang-banyang. Menyusur ribuan kenang. Aku mengingatmu. Ketika angin sasap. Senyap. Lindap dan tuhan hilang di ujung ratap. Puisi adalah peristiwa hari ini. Saya menulis segala yang saya lihat dan rasakan, baik secara lahir maupun batin. Bukan sekadar kata-kata yang dirangkai sedemikian rupa agar menjadi indah. Puisi bagi sya adalah esensi.
Puisi adalah wahana dialog anatara diri sendiri dan momentum tentang perjalanan dari sebuah kehilangan hingga menemukan. Dan buku ini adalah sebuah gagasan yang bisa menjadi jembatan untuk mencapai apa saja yang bisa kita petik dari momen puiyik yang melintas, terdengar, dan direnungi.
"Aku tidak tahu kenapa kamu selalu melukis orang secara terpisah. Ini menyedihkan! Apakah mereka tidak bisa berada dalam satu bingkai yang sama? Berbagai tempat yang sama?" Terlahir dari keluarga yang tak bahagia, Anna memutuskan untuk tidak akan menikah. ia bertekad untuk membesarkan dan membahagiakan Sasa, anak mendiang sahabatnya. Suatu ketika ia bertemu Jony, pria yang mengantarkan Sasa …