Antologi puisi yang berjudul Panggung dan Cermin ini merupakan panggung puitik yang dibangun oleh Adonis untuk menghadirkan kembali peristiwa masa lalu dan tokoh-tokoh lintas zaman sebagai cermin, mulai dari tokoh mitologi seperti Orpheus; tokoh masa lalu seperti Husain bin Ali, Zaid bin Ali, dan Al-Ma’arri; dan tokoh yang semasa dengannya seperti Khalida (istrinya). Cermin dalam dunia Adonis…
Buku ini berisi kumpulan cerpen kompas
Delapan tahun berselang, Gusti Suanang jatuh dalam koma yang berkepanjangan. Seorang ulama berkata bahwa Gusti Suanang masih tertahan ampunan orang yang ia kecewakan. Meski menampik, Intan, yang telah menikah dengan Gusti Rizal, tetap memikirkan satu nama, yakni Adam. Ia kembali berusaha mencari Adam. Nahas, ketika mereka bertemu, lelaki itu sudah tak sama. Adam telah membeku. Di lain pihak,…
Hai, aku Hilya. Aku sukaaa sekali public speaking. Saking pintarnya aku berbicara, teman-temanku sampai menjulukiku sebagai Soekarno Cilik. Saking cintanya aku pada dunia public speaking, aku sampai bela-belain merayu bunda supaya dibolehkan ikut Lomba Public Speaking, karena peserta yang lolos akan menjadi wakil daerah untuk mengikuti Konferensi Public Speaking di Jakarta. Seru, kan? Nah, d…
Buku ini adalah semacam dapur kecil Joko Pinurbo (Jokpin). Di dalamnya, dia menghidangkan banyak resep, bumbu, dan peralatan memasak untuk sajak-sajaknya. Dengan membaca buku ini, kita akan menemukan aroma, asam manis pahit pedas kata di balik penciptaan sajak-sajak Jokpin yang sebagiannya sudah sangat populer, seperti Celana, Kamar Mandi, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, Jokpin menyin…
Buku ini berisi kumpulan puisi untuk anak setingkat sekolah dasar
Manusia berjalan tak bisa melampaui batas lelangkahnya sendiri. Bayangan rapuh yang memendek dan memanjang tak merengkuh serta menjauhkan jarak matahari dari nisan. Mata manusia tak bisa menerabas selaput batas pandangannya sendiri. Sekujur bekas manusia membisu semata ketika tertimbun kedalaman duka di ceruk sepi asal-usulnya. Hayat merambati sebentang usia berlumur fana. Keranda besi me…
Buku ini merupakan penyatuan dua bunga rampai esai karya Abdul Wachid B.S. yang telah terbit sebelumnya, yakni Sastra Pencerahan (2005) dan Membaca Makna dari Chairil Anwar ke A. Mustofa Bisri (2005). Buku ini hadir sebagai satu ikatan atas gagasan-gagasan mengenai dunia kesusastraan di Indonesia dari seorang penyair yang juga seorang akademisi sastra. Buku pertama berisi esai-esai yang merespo…
Ya, kita adalah generasi Ratu Adil. Siapapun semua sibuk bergerak, dan terus merangsek dari waktu dan tempat yang mungkin berbeda-beda. Tetapi masih satu arah, yaitu hari esok harus lebih baik daripada hari ini. Kini saatnya jangan tunda lagi, atau Masih betah menunggu? Insya Allah atau lagu kumpulan tulisannya yang sebagian besar pernah dimuat di Suara Merdeka, Sindo, Radar Tegal, Nirmala P…
Buku ini terdiri dari kumpulan puisi dua penyair Puisi Putra Niron SEPI Kertas-kertas di atas meja Semakin tebal dengan debu. Sudah seharian ia tidak berkutik. Laparnya lupa untuk kembali, Angin pun hanya datang untuk Menumpuk debu di atas kertas. Entahlah, tapi bisa jadi dia Kekenyangan meyantap debu Dari angin sialan itu. Mungkin. Maumere, 15 Oktober 2014 Puisi Cici Ndiw…