Manusia berjalan tak bisa melampaui batas lelangkahnya sendiri. Bayangan rapuh yang memendek dan memanjang tak merengkuh serta menjauhkan jarak matahari dari nisan. Mata manusia tak bisa menerabas selaput batas pandangannya sendiri. Sekujur bekas manusia membisu semata ketika tertimbun kedalaman duka di ceruk sepi asal-usulnya. Hayat merambati sebentang usia berlumur fana. Keranda besi me…