Penulis buku ini menggambar karakter kelinci bernama Seolto di lembaran kertas post-it berwarna kuning selama tujuh tahun. Di kertas-kertas itu ia mencurahkan isi hatinya selama menjalani hari-hari yang buruk. Orang-orang yang membacanya mulai bersimpati padanya karena merefleksikan diri mereka sendiri. Buku ini berisi kumpulan catatan penulis tersebut dan gambar yang melukiskan emosi-emosi umu…