Galau itu memang manusiawi. Siapa pun bisa mengalami galau, tidak terkecuali para nabi terdahulu yang juga pernah dilanda galau. Nabi Luth As., misalnya, galau karena umatnya penyuka sesama jenis. Rasulullah Saw, juga dibuat galau oleh orang-orang kafir yang terus saja menentang ajarannya. Akan tetapi, kegalauan para nabi dan orang-orang shalih merupakan kegalauan positif yang bermuara kepad…