Buku ini mencukupkan diri pada teks pidato Habermas "Modernity: an Incomplete Project" yang disampaikannya di Frankfurt, di hadapan para warga kota, pada penerimaan Adorno Prize. Anehkah bila akhirnya saya tak akan menyatakan buku ini termasuk buku kunci abad ke-21 tentang Habermas dan modernitas bagi publik pembaca di Indonesia, tapi cukup hanya menyebut: sebuah bacaan renyah dan jitu (karena …