Kegiatan Bengkel Bahasa dan Sastra tahun 2014 terasa lebih "istimewa" karena melibatkan guru SMP se-Daerah Istimewa Yogyakarta (sebelumnya kegiatan Bengkel Bahasa dan Sastra khusus diperuntukkan bagi siswa SLTA). Langkah ini selayaknya diapresiasi dengan positif karena di tengan "kesibukan" yang berjubel, para guru masih menyediakan diri untuk "dihasut" agar mencintai sastra, khususnya menulis …