Pernahkah terbetik dalam benak kita bahwa disamping sebagai seorang hakim yang bijaksana dan orator ulung, ia juga merupakan seorang pemikir rasional-transendental yang denga begitu piawainya menyatukan antara pesan sakral langit dengan kebutuhan profan bumi, sehingga mampu membawa perubahan positif secara dramatis bagi kemajuan manusia.
Gangguan kaum Quraisy semakin melampaui batas, Rasulullah memutuskan untuk berhijrah ke Yastrib atau Madinah. Tapi, kaum Quraisy tidak tinggal diam. Mereka segera mencari Rasulullah dan menjanjikan imbalan bagi orang yang menemukan Rasulullah. Berhasilkah mereka menemukan Rasulullah dan Abu Bakar? Ikuti terus perjalanan Nabi Muhammad ini. Pokoknya, nggak akan nyesel deh!.
Dalam surah Al-Ahzab ayat 21, Allah Swt. berfirman bahwa dalam diri Nabi Muhammad Saw. ada teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah. Mampu menyatukan perbedaan, dermawan, berpandangan jauh ke depan, jujur, teguh hati, dan pendengar yang baik, adalah sedikit teladan tidak hanya bagi umat Islam tapi juga seluruh manusia.
Nabi Muhammad Saw. menjadi teladan pemimpin yang baik. Sebagai pemimpin di rumah, Nabi Muhammad adalah suami sekaligus ayah yang mencintai anggota keluarganya dan melindungi mereka dari berbagai kejahatan dan keburukan. Di masyarakat, Nabi Muhammad telah menjadi orang yang dipercaya sebagai pemimpin meskipun saat itu beliau sebelum diangkat menjadi nabi.
Keutamaan Nabi Muhammad SAW telah terlihat sejak beliau masih kecil. Muhammad kecil terbiasa mengucapkan bismillah saat mulai makan dan alhamdulillah saat selesai. Saat ikut pamannya berdagang ke Kota Bursa, tanda-tanda kenabian telah terlihat dalam diri Muhammad kecil. Tanda kenabian tersebut adalah adanya awan yang selalu menaungi beliau.
Menghabiskan sebagian masa kecil di perkampungan bani Sa'ad memberikan berbagai hikmah bagi Nabi Muhammad Saw. Disana, Muhammad kecil belajar mengembala yang melatihnya untuk bertanggungjawab. Tak hanya itu, wilayah perkampungan yang berbukit-bukit melatih tubuh Muhammad kecil. Udara pegunungan di perkampungan badi Sa'ad yang bersih membuat Muhammad kecil tumbuh sehat dan kuat.
Judul asli : Wallahu Ya'shimuka Minannas Kenyataan tentang pentingnya Emotional Intelligence (EI) kini telah merebak di sebagian masyarakat, sehingga mulai dirasakan sebagai kebutuhan yang mendesak. Sayangnya, pengetahuan tentang El ini masih menjadi barang yang mahal dan langka. Salah satu penyebabnya adalah sulitnya para ahli untuk mencari pribadi yang bisa dijadikan teladan, sesuai dengan t…