“Sesungguhnya, Allah Swt. tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d [13]: 11). Hidup memang harus berjuang, yang itu mau tidak mau menjadikan kita lelah dan payah. Tapi, bukankah lelah dan payah itu menjadi tiada berarti apa-apa, asalkan kita meraih banyak keberkahan? Karena itulah buku ini dihadirkan kepada kita…
Buku ini istimewa. Isinya kisah relasi anak-orangtua sejumlah pemikir dan aktivis publik yang sudah akrab kita kenali kiprahnya tetapi jarang kita dengar kisah pribadinya, seperti: Syafii Maarif, Ayu Utami. Benedict Anderson, Asvi Warman Adam, Franz Magnis-Suseno, Hersrt Setiawan, B. Herry-Priyono, Ery Seda, M. Iniam Aziz Kamala Chandrakirana, Hilmar Farid, Degung Santikarma, Stanley Adi Pra…
Kartini. Bukan sekadar nama namun telah menjadi simbol emansipasi. Berawal dari hasrat agar kaumnya mendapatkan persamaan hak, kebebasan, dan kesetaraan hukum, Kartini dan para pahlawan perempuan nasional lainnya membuka jalan agar para perempuan Indonesia berani bermimpi, menuntut ilmu setinggi-tingginya, dan bebas berkarya. Buku ini adalah kumpulan kutipan para perempuan inspiratif, dar…
Jihad memiliki arti perjuangan dan diwajibkan bagi setiap insan. Karena hidup ini seluruhnya adalah perjalanan yang penuh cobaan, tantangan dan rintangan. Selama hayat dikandung badan selama itu pula manusia akan terus berjihad melawan berbagai macam ujian dan rintangan. Kepingan ini bukan semata-mata cerita tentang seseorang yang terlahir dengan keterbatasan. Ia bercerita tentang petarung m…
Setiap karya pasti mempunyai makna. Buku ini mengajak kita merenung dan mengambil hikmah dari wabah yang terjadi. Guru harus tetap bangkit, bersemangat dan memberi warna dalam keterbatasan yang melingkupi. Karya ini bisa dikabarkan, disebarluaskan, dimanfaatkan, dan ilmu didalamnya akan mengalir jariyah ilaa taun al qiyaamah. Aamiin. (H. Arief Gunadi, S.Ag.,M.Pd.I. Kepala Kantor Kementerian Ag…
Perasaan yang salah dapat membuat hidupmu merana. Kesalahan dalam menempatkan rasa, bisa membuatmu celaka. Perasaan yang terluka bisa mengganggu kekhusyukan ibadah. Mengolah rasa adalah solusi utama untuk menjadikanmu anak muda yang tangguh dan tak mudah teperdaya oleh masalah perasaan yang dapat mengganggu masa depanmu. Ayo mulailah Mengolah Rasa dan bersiaplah untuk Menggapai Asa!