Sisi cemberut. Dia masuk kamar dengan perasaan kecewa. Dari pagi sampal siang tadi, dia mengikuti lomba menyanyi tingkat SD yang digelar di kantor kecamatan. Sudah beberapa kali dia ikut lomba menyanyi, tapi belum pernah dapat juara. Padahal Sisi merasa sudah mengeluarkan kemampuan maksimal. Sisi membayangkan alangkah beruntung kakaknya, Eka. Berulang kali ikut lomba menyanyi, dia sering men…
Kubuka laci lemari dan kuambil kantung plastik warna hitam. Dari dalamnya kukeluar- kan baju yang sangat istimewa itu dan kutempelkan di badanku. Tentu saja sudah kekecilan. Baju itu diberikan ketika umurku 9 tahun.
Membaca kumpulan cerpen dari penulis yang berbeda usia dan berbeda zaman memang mendatangkan keasyikan tersendiri. Meski para penulisnya masih satu keluarga tetapi mereka memiliki kekhasan dan karakter masing-masing. Dalam buku kumpulan cerpen ini, Anda bisa melihat dan membandingkan gaya penulisan dan latar cerita yang unik dan menarik. Dunia remaja dengan segala pernik romantika asmaranya …
Ini adalah hari ketiga Yasmin tak berpamitan pada bunda ketika akan berangkat sekolah, tak mendapat uang saku juga tak mendapat sambutan dari bunda ketika pulang sekolah. Sepulang sekolah Yasmin mengurung diri di kamar. Yasmin tak berselera untuk makan siang. meskipun ia sempat melihat ada ayam dan mie goreng kesukaannya di atas meja makan. Yasmin mengeluarkan beberapa kertas HVS dan alat tulis…
K adang hidup dipercaya tak pernah benar benar berakhir dengan kerrosten la berputar seperti eda dengan Karmanya yang tak bisa ditolak oleh manusia Kadang seorang manusia terlan menjadi anak nelayan menitis menjadi penjudi, lalu menjaima seorang gigolo Kadang berayah seorang nelayan kadang beribu seorang pelacur Sebuah ramai yang tak putus. Suatu lingkaran yang digugat oleh penulis kumpulan ce…
Erlie adalah anak Suku Bawepo. Seharusnya dia bangga terlahir sebagai keturunan Suku Bawepo. Tetapi, dia malah bersedih hati karena tidak bisa memasak dan menyulam seperti Nek Bartie. Suatu hari, sekolahnya geger karena kehadiran seekor ular besar. Seorang temannya bahkan menjadi korban lilitan ular tersebut.
"Assalamualaikum, Dek." Suaranya terdengar merdu untuk orang yang sedang jatuh cinta sepertiku. "Waalaikumsalam, Mas. Pripun?" jawabku dengan senyum tersipu malu. "Besok, Mas mau ke Klaten. Kamu besok ke kampus, nggak? Kalau ke kampus, Mas mau mampir." Hatiku seketika berdebar mendengarnya. "Iya, Mas. Besok aku ke kampus. Ada janji dengan dosen pembimbing dua. Jam berapa kira-kira, Mas?" Den…