Text
Immortal Love
"Ada banyak kisah yang ku rindukan
Pada tiap potret kebersamaan
Ada masa yang selalu ku tunggu
Siap kutulis pada tiap bait aksaraku...."
"Melewati arus pemikiran jurang curam
Sedianya mendaki pun mengarungi celotehan tips nan lirih
Dinamika tak beraturan biar sungguh susah teramat
Pada tiap tapak pijak kaki bergerak...
"Gema cintaku masih terus bernyawa
Tak lagi mengharap hadir dua puluh empat jam lamanya
Atas saksi bisu yang selama ini menyaksikkan
Kilas balik cinta yang telah kita sajikan..."
Bait-bait puisi diatas merupakan penggalan dari judul puisi-puisi e'rn, ia menceritakan soal cinta secara universal.
Hampir keseluruhan puisi ini merupakan pengalaman pribadi dari ern.
"Buku karya e r n sangat menyentuh, terbukti dalam diksi yang tepat dan menginspirasi kawula millennial untuk terus berkarya dalam bidang masing masing."-Endang Winarsih, penulis 8 buku (puisi dan cerpen)
"Buku puisi ini sungguh menarik. Menggambarkan perasaan yang ingin aku ucapkan, tapi tak mampu untuk aku keluarkan" - Mikeindialima2, penulis novel Switchover
"Pesan yang tertulis sampai kepada pembaca dengan anggun. ern seakan berbisik lirih kepada pembaca kalau titik temu rindu, semesta yang atur." - Siva Ramadina, teman dekat ern
"Salah satu puisinya yang berjudul 'Aroma Kerinduan memperlihatkan perasaan yang sebenarnya. Dalem bangettt." - BB, teman dekat ern
//Hidup di dunia fana' ini hanya punya satu nyawa. Kalau waktuku nanti sudah habis di dunia, setidaknya aku bisa dikenang melalui karya. Nafasku tak bisa menemani sampai ratusan tahun lamanya, tapi lewat tulisanku ini berharap akan menemani sampai berapapun usia bumi ada.-ern
Tidak tersedia versi lain