berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: 'Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat." (QS.al-Baqarah: 214) Jika Anda merasa doa dan usaha Anda belum menghasilkan seperti yang diinginkan, maka cobalah untuk 'melobi' Allah, agar harapan-harapan Anda terpenuhi, karena sesungguhnya Allah swt Maha Pengasih dan Penyayang kepada s…
M -Qadr ada Tetapi, dalam Surat al-Qadr yang menjadi rahasia bukan hanya kapan malam itu terjadi. Apa yang turun pada malam itu dan kepada siapa ia turun, juga apakah ia akan terus turun hingga har kiamat, adalah sederet pertanyaan yang pasti muncul dalam benak siapapun saat membaca surat ini. Mengembalikan jawabannya kepada Allah yang menurunkan surat ini, mungkin dianggap oleh sebagian kalang…
Manusia mulia siapakah itu? Apa mereka yang bergelimang harta, punya jabatan yang tinggi, punya kekuasaan atau mereka yang punya berderet- deret gelar kehormatan? Buku ini mengupas tuntas siapa manusia mulia itu. Di antaranya orang- orang yang beriman, bertakwa, para pembelajar, pecinta dan para pezikir. Allah janjikan kemuliaan di dunia dan di akhirat. Allah jamin kecukupan rezeki mereka. A…
"Life is like a roller coaster. It has its ups and downs. "Demikian sebuah ungkapan menyatakan. Ya, hidup ini layaknya kita menaiki roller coaster. Kadang kita berada di atas, kadang di bawah. Ada saatnya kita naik, ada saatnya kita turun. Sesaat kita menikmati suka, tak lama kemudian duka datang menyapa. Suatu waktu bahagia menghampiri. Di lain waktu derita akrab menemani. Senang kadang datang…
Buku "Seri Para Tokoh Islam" ini adalah buku seri keagamaan, kesejarahan dan kebudayaan.: Di dalamnya saya mengkaji riwayat hidup para tokoh besar dalam sejarah Islam yang sangat berjasa dalam menegakkan pilar-pilar agama yang lurus itu. Mereka memiliki kemuliaan dalam memperjuangkan Islam dan turut serta dalam berjihad di jalan Allah.
*Agama" merupakan *media" di mana manusia dan sesamanya; manusia dengan alam semesta; manusia dengan Than (Yang llahi) bisa terhubung, menyatu dan bermakna dalam wujud KEHIDUPAN
Sanusi Pane yang dilahirkan di Muara Sipongi, Tapanuli Selatan pada tanggal 14 November 1905 adalah seorang pujangga besar namun memilih jalan hidup yang sederhana. Pada waktu bekerja di Balai Pustaka dia sering membiarkan jatah berasnya membusuk di gudang karena tidak diambil. Bahkan, selama bekerja dia tidak pernah mengurus kenaikan pangkatnya sehingga sampai pensiun pangkatnya tetap sama.…