Buku ini berisi tentang ajaran-ajaran yang pernah disampaikan oleh Syekh Abdul Qadir Jaelani ketika umat Islam mengalami keterpuru- kan khususnya yang terkait dengan akhlak dan iman.
"Tahukah saudara-saudariku yang shalih, bahwa puasa sunnah Senin Kamis membuat hati kenyang dengan ketenangan dan kesenangan, sehingga lapar pun tidak terasa. Dan, hikmah terbesar adalah Allah mencabut hati pada cinta keterlaluan terhadap dunia yang membawa stres dan sebagainya. Selera kita hanya ingin selamat di akhirat." (Ust. M. Arifin Ilham, Pengasuh Majelis Dzikir az-Zikra)
Pernahkah terbetik dalam benak kita bahwa disamping sebagai seorang hakim yang bijaksana dan orator ulung, ia juga merupakan seorang pemikir rasional-transendental yang denga begitu piawainya menyatukan antara pesan sakral langit dengan kebutuhan profan bumi, sehingga mampu membawa perubahan positif secara dramatis bagi kemajuan manusia.