Inilah akon hidup seorang anak perempuan, dijalin dengan menis oleh penulisnya, seorang ibu rumah tanggs. Novel pemenang Lombe Fiksi Islami Departemen Agama Rl 2005 ini berangkat dari kebaranhajaan, perjuangan, cinta, air mata, yang berujung perla pengharapan, doa dan keberhasilan. Meskipun hanya anak tukang batu lesung, tinggal di pelosok pulsu Kangean yang terpencil, Aisyah mendapat didika…